Soulmate

I don’t believe in one

Because what I thought the one was leaving

And put me in a misery year

 

I kept talking to myself

“It is fine, you’ll find another.”

“Maybe you misheard what God said about him, but it’s fine”

“He has chosen, so have you. Choose to love your life.”

 

But things didn’t get better so I spoke louder

“Damn it can’t you let your feelings go?”

“Will you stop crying like a baby? It’s been like 8 months, and you have to finish your final assignment!”

 

But sometimes myself blames me for more

“Shit, why should you meet him in the first time? Why didn’t you just pass him by, so he didn’t even have any chance to talk to you?”

“IT HURTS! CAN YOU STOP TELLING ME WHAT TO DO? YOU DON’T KNOW WHAT I FEEL!”

Continue reading

Advertisements

Me VS Ignorance Issue

Sumber: heavenawaits.wordpress.com
Sumber: heavenawaits.wordpress.com

Ini tentang bagaimana saya menghadapi isu penolakan. Well, I’m gonna start with these.

Apa kata asosiasi yang muncul di kepalamu saat mendengar kata love?

Apakah itu ‘pasangan’, ‘orang tua’, ‘pacaran’?

Beberapa minggu lalu saya sedang diajari Bapa mengenai salah satu aspek dari perkara ini. Ketika saya sudah mendapat maknanya, saya merasa sedih karena kata love mengalami degradasi yang begitu dalam pada masa sekarang.

Kejadian dimulai saat saya dihadapkan pada adik PA yang nggak respek. Saya bisa lihat itu dari raut muka, tingkah laku, dan perkataannya yang cuek. Awalnya saya berpikir, wah menyebalkan sekali adik ini. Tapi yah, dia masih kecil, nggak papa lah, mungkin memang perlu dibentuk di bagian itu.

Continue reading